home Umum Mengenal Beberapa Jenis Tembaga dan Kegunaannya

Mengenal Beberapa Jenis Tembaga dan Kegunaannya

Karena sifatnya yang mudah ditempa, berbagai jenis tembaga sudah sejak lama digunakan untuk membuat perabot rumah tangga maupun benda seni. Banyak yang mengira bahwa semua barang dari tembaga dibuat dari satu jenis yang sama. Padahal, tembaga memiliki beberapa jenis berbeda seperti yang akan diuraikan dalam tulisan ini.

Jenis-Jenis Tembaga

pixabay.com

Saat ini, dikenal 5 jenis logam tembaga yang masing-masing memiliki ciri khas sendiri. Pengategorian ini didasarkan pada tingkat kualitasnya. Berikut ini penjelasan kelima jenis tembaga beserta ciri-cirinya.

Tembaga Super (TS)

Dengan kualitas super yang dimilikinya, tembaga jenis ini memiliki harga yang paling tinggi dibanding jenis lainnya. Ciri-cirinya adalah memiliki ukuran terkecil sebesar ijuk, warnanya mengilap, bersih, tidak hitam atau kusam.

Tembaga BC

Tembaga BC merupakan jenis tembaga kelas dua dengan harga sekitar 4% hingga 5% lebih murah daripada tembaga super. Meski bentuk dan ukurannya sama dengan TS, warnanya tidak mengilap, agak kusam dan gelap, tetapi bersih dari abu sisa pembakaran.

Tembaga Biasa

Tembaga memiliki harga 10%–15% lebih murah dibanding TS. Tembaga ini dijual dalam bentuk lilitan besar maupun kecil dan sering disebut tembaga serabut karena ukurannya sebesar rambut dan warnanya bersih tanpa abu sisa pembakaran.

Tembaga Bakar

Jenis keempat adalah tembaga bakar yang harganya lebih murah 10%–20% daripada tembaga kelas 1. Bentuk dan ukurannya hampir sama dengan tembaga biasa, tetapi tampak kotor, hitam, dan berabu karena sisa pembakaran pada proses pengelupasan kulitnya masih tertinggal.

Tembaga Dalung/Dandang (TD)

Tembaga dalung adalah jenis tembaga dengan kualitas paling rendah sehingga harganya jauh lebih murah, yaitu 20%–30% lebih rendah. Tembaga dalung dibuat dandang atau kuali tembaga bekas.

Kegunaan Tembaga

pixabay.com

Untuk dapat dibuat menjadi kerajinan tembaga dan barang-barang berguna lainnya, logam ini biasanya diolah dengan cara dicampur dengan logam lain terlebih dahulu. Pencampuran tersebut akan menghasilkan bahan baku yang disebut paduan tembaga.

Menurut Asosiasi Pengembangan Tembaga (CDA), tembaga banyak digunakan dalam empat bidang kehidupan, seperti kelistrikan, konstruksi, transportasi, dan kegunaan lainnya. Untuk lebih jelasnya, mari kita kupas satu per satu.

Bidang Kelistrikan

Hampir semua kabel listrik yang ada saat ini dibuat dari tembaga. Selain itu, tembaga juga digunakan dalam pembuatan barang-barang elektronik yang kita gunakan sehari-hari. Pada barang-barang tersebut, tembaga digunakan sebagai:

  • Konektor elektronik;
  • Kabel sirkuit dan kontak;
  • Mikrochip;
  • Semi-konduktor;
  • Elektromagnet;
  • Tabung vakum;
  • dan lain-lain.

Bidang Konstruksi

Salah satu sifat tembaga yang membuatnya unggul adalah tahan terhadap korosi. Karena itulah, tembaga juga banyak digunakan untuk membuat pipa air minum dan air asin, sistem pemanas, serta peralatan lain di lingkungan industri. Berikut contoh lain penggunaan tembaga dalam bidang konstruksi.

  • Tabung penukar panas untuk kondensor pada pembangkit listrik tenaga uap dan pabrik kimia
  • Sistem irigasi dan sprinklertanaman
  • Sistem perpipaan di pabrik penyulingan
  • Tabung distribusi minyak mentah
  • Pipa distribusi gas bahan bakar
  • Logam arsitektur (pintu, kubah, menara, dll.)
  • Arsitektur dekoratif (gagang pintu, kunci, meja, dll.)

Bidang Transportasi

Karena merupakan konduktor listrik dan panas yang baik, tembaga juga banyak digunakan dalam bidang transportasi, yaitu dalam pembuatan  komponen-komponen inti pada mobil, kereta api, pesawat, dan kapal laut. Beberapa jenis komponen alat transportasi yang menggunakan tembaga adalah sebagai berikut.

  • Mobil: sistem navigasi onboard, sistem pengereman anti-lock, kursi tahan panas, pengabelan pada sistem otomotif otomatis, pipa hidrolik, bantalan lengan; dan pengabelan pada pengaturan jendela.
  • Kereta api: kereta cepat menggunakan 10 MT tembaga per kilometer lintasan, lokomotif mengandung 8 MT tembaga, kabel kontak overhead pada trem.
  • Pesawat: konstruksi pesawat menggunakan 190 km kabel tembaga dan 2% berat pesawat terkait dengan penggunaan tembaga.
  • Kapal laut: baling-baling kapal, pipa, pompa, dan katup dibuat dari paduan tembaga dengan perunggu mangan karena sifatnya tahan terhadap air asin yang bersifat korosif.

Bidang Lainnya

Selain keempat bidang di atas, tembaga juga banyak digunakan untuk keperluan lain dalam kehidupan sehari-hari, seperti aneka kerajinan, alat musik, peralatan memasak, AC, jam dinding dan arloji, benda-benda seni, mata uang, pewarna, perhiasan, pestisida, dan pada proses pembuatan benang sutra.

Demikianlah informasi tentang jenis tembaga yang perlu diketahui beserta penggunaannya dalam berbagai bidang. Karena memiliki ciri dan sifat yang sesuai untuk pembuatan berbagai jenis alat atau komponen, logam ini masih akan memegang peranan penting dalam industri modern.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *