Pengertian Korupsi yang Perlu Kita Ketahui

Salah satu hal yang meraja lela di bumi pertiwi Indonesia kita saat ini adalah kasus dan aktivitas korupsi. Korupsi terjadi di banyak sudut negeri ini. Mulai dari perusahaan perusahaan BUMN sampai dengan pada sendi sendi pemerintahan. Banyak orang yang mengutuk tindakan korupsi ini karena bisa menghancurkan Negara dari dalam untuk korupsi di dalam pemerintahan. Tapi korupsi sendiri memang tidak hanya beresiko menghancurkan pemerintahan saja, karena dimanapun korupsi berada, disitu ada potensi kehancuran terjadi.

Pengertian Korupsi secara Mendasar

Tentu saja, meski banyak digaungkan, tidak semua orang mengetahui apa arti korupsi secara. Pengertian korupsi itu sendiri jika diterjemahkan secara literal adalah tindakan ketidak jujuran atau juga aktifitas criminal yang dilakukan oleh sebuah organisasi atau perorangan yang memiliki jabatan atau kepercayaan tertentu. Dan kepercayaan atau jabatan yang diberikan tersebut digunakan oleh organisasi atau individu perseorangan tersebut untuk kepentingan pribadi yang illegal. Tindakan korupsi ini sendiri bisa dikategorikan di berbagai macam jenis seperti contohnya.

  1. Tindakan Penyogokan

Kategori pertama dari tindakan korupsi yang cukup umum adalah tindakan penyogokan. Biasanya menyogok suatu instansi untuk melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan kesepakatan dan juga peraturan yang merupakan salah satu tindakan korupsi. Karena penyogokan ini berarti menguntungkan pihak tertentu dan juga bisa berakibat terjadinya hal hal yang tidak fair atau adil dan menguntungkan pihak tertentu saja. Sebagai contoh adalah kasus penyogokan pada instansi hukum yang berakibat pada kemenangan pihak yang bersalah

  1. Praktek penggelapan uang

Kategori kedua dari tindakan korupsi yang wajib anda tahu adalah penggelapan uang. Praktek ini terjadi saat sebuah instansi atau individu mengambil uang yang sudah direncakan untuk proyek tertentu. Hal ini akan sangat merugikan instansi atau perusahaan yang melakukan proyek tersebut karena dana yang seharusnya dialokasikan untuk proyek digelapkan dan akan sangat berakibat fatal pada hasil akhir. Tentu saja penggelapan uang tersebut pada akhirnya akan menguntungkan individu atau organisasi yang diberikan kepercayaan mengelola uang tersebut.

Pada akhirnya korupsi memang adalah sesuai tindakan yang bersifat merugikan, dan bisa menghancurkan. Itulah mengapa praktek korupsi dikategorikan sebagai tindakan criminal karena merugikan pihak lain.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *